Lama sekali blog ini tidak disisipi catatan kecil penggugah hati. Setelah di tulisan sebelumnya saya "memfitnah" ustad YM. Kali ini saya mengajak kita semua(anda dan saya), untuk bertanya pada para ustad/kyai siapa sebenarnya yang harus berdakwah? tentu saja yang saya ajak disini adalah orang yang belum tau atau masih kurang jelas siapa yang harus berdakwah. Jika ada ustad atau ulama yang membaca tulisan ini mohon sekiranya mau memberikan pencerahan kepada kami tentang pertanyaan ini.
Pertanyaan siapa yang harus berdakwah ini cukup mengusik pikiran saya beberapa tahun ini. Siapa yang harus berdakwah? Apa harus orang-orang yang memang memiliki ilmu agama yang tinggi seperti ustad atau kyai? Atau bisa orang yang cuma ngertinya sholat sehari lima waktu? Kalau ustad saja yang berdakwah. Trus siapa yang mau didakwahi??? Kita sebut saja beberapa ustad kenamaan seperti ust. YM, aa Gym, ust. Safii Antonio, ust. Felix S dan banyak ustad lain. Mereka mengisi kajian di seantero jagad. Bukan hanya di Indonesia, tetapi juga di luar negeri. Trus siapa yang mau didakwahi??? Tentu yang didakwahi ya orang-orang yang memang pingin ngerti ilmu agama sehingga mereka dengan sengaja mendatangi kajian - kajian yang diisi oleh para ustad tadi. Lha terus siapa yang akan mengajak saudara-saudara kita yang saat adzan berkumandang mereka asik main gitar di gerbang masjid ? trus siapa yang mau ngajakin temen kost kita yang saat kita bergegas kemasjid mendengar azan subuh mereka malah baru pulang dugem? Para ustad itu??? Kok kayaknya gak mungkin. Untuk dahwah dari kampus ke kampus, dari masjid ke masjid saja mereka sudah harus mengatur jadwalnya jauh-jauhari. Berarti bukan cuma ustad atau kyai yang harus berdakwah. Melainkan kita semua. "Aku berdakwah karena aku bukan ustad."
Tapi dakwahkan harus ngerti ilmu agama?
gimana kita bisa dakwah kalau ilmunya ga ngerti? apa yang mau didakwahin? ya, itu pertanyaan saya berikutnya. Sekarang kalau harus ngerti ilmu agama kapan juga kita mau berdakwah. Sedangkan para ustad saja masih terus belajar ilmu agama karena merasa masih banyak yang mereka belum tau. Apalagi kita yang ngajinya cuma ngandelin lewat tv, itupun cuma wisata hati. Apa ga brabeh urusan. Ga bakalan jadi tuh dakwahnya. Lha wong wisata hati aja sekarang nontonnya harus pake parabola. Berarti bukan cuma orang yang ngerti ilmu agama yang harus berdakwah. Melainkan kita semua. Karena kita semua harus berdakwah. "Aku berdakwah karena aku belum begitu paham ilmu agama."
Ini sekedar pemikiran saya yang masih awam. ( Baca Quran aja masih dibimbing ma istri ^-^ ) Sedari itu sekiranya ada ustad/ustadzah, kyai/nyai atau saudara saudara sesama muslim yang paham, sudilah kiranya untuk memberi pencerahan. Bener ga pendapat saya.. ???
Trus kalau belum ngerti ilmu agama gimana dong dakwahnya? Itu lanjut tulisan berikutnya aja ya.. magrib dulu..
Wassalamu'alaikum
0 komentar :
Posting Komentar